Para Airsoft ‘ers pasti mengenal yang namanya BDU (Battle Dress Uniform). Istilah atau sebutan untuk seragam di militer yang dipakai *dimedan perang*. Berawal dari pertanyaan Kang Hantu Maut di forum BARETS mengenai bagaimana cara merawat seragam BDU kita agar tetap awet. Gw jadi tertarik mencoba menuliskan bagaimana cara merawat BDU kita. Scaraa.. soalnya BDU yang gw beli harganya cukup menguras kantong walaupun KW2, jadi agak sayang kalo baru beberapa kali pakai sudah keliatan lusuh. Di bawah ini gw berikan tips-tips agar baju tetap terawat, awet dan nyaman dipakai. Tips ini sifatnya general ya.. berlaku juga untuk tipe baju2 plus celana jenis yang lain.
1. Simpan Dalam Keadaan Bersih
Ya iyaalah.. masa baju kotor dimasukin ke lemari??. Maksud gw usahakan setelah skirmish airsoft baju segera di cuci, jangan membiarkan baju-baju dalam kondisi kotor terlalu lama. Kotoran tanah misalnya, yang masih nempel di baju gara-gara kelamaan nungguin musuh, biasanya akan tumbuh jadi jamur yang menjijikan atau makhluk2 kecil lainnya kalo tidak langsung dibersihkan ( ini pengalaman gw loh.. ). Dan sebelum menyimpannya, pastikan kalau baju tersebut sudah benar-benar kering. Hal ini penting karena kering tidaknya sebuah baju yang disimpan akan mempengaruhi aroma baju kita.
2. Cucilah Sesuai Petunjuk
Setiap baju yang mahal pasti memiliki cara cuci yang berbeda-beda. Maka dari itu sebelum mencuci, perhatikan juga cara mencuci baju tersebut, kalo BDU Multicam yang gw punya keterangan cara mencuci ada di balik bajunya. Dengan memperhatikan ini, baju akan tetap terlihat bagus meskipun sudah berkali-kali dicuci.
3. Beri Cairan Pelembut
Setelah dicuci jangan langsung di jemur, ada baiknya kita beri cairan pelembut. Banyak lah jenis-jenisnya di supermarket2 atau pasar di kota anda. Bukan bermaksud genit-genitan, “masa mau *perang* harus berwangi-wangi dulu berenang-renang ketepian“??. Eit..jangan salah, cairan pelembut ini membantu meluruskan serat-serat baju yang kusut selama proses pencucian. So, walaupun kalo kita main skirmish jarang2 ada ceweknya, enggak ada salahnya badan baju kita beraroma segar (harum) hehehe.
4. Berilah Nafas Untuk Baju
Bukan hanya manusia saja yang perlu bernafas. Baju juga memerlukan area bernapas yang cukup. Dimana kita menyimpan baju sangat berpengaruh untuk *kesehatan baju*. Ada baiknya setelah di setrika, simpanlah baju di tempat yang memiliki pori2 atau udara yang cukup. Kalaupun kita mau membungkusnya dengan plastic wrap, pastikan telah ditusuk-tusuk plastiknya agar udara bisa mengalir dengan lancar.
5. Mencegah Makhluk-Makluk Asing
Ngengat.. Binatang yang satu ini memang mengincar baju2 kita ternyata. Untuk alasan ini pula, makanya kita harus segera mencuci dan menyimpan baju dalam keadaan bersih. Karena kalau kita menyimpan baju dalam keadaan kotor, noda makanan ransum, keringat, bekas darah atau kotoran lain yang menempel di baju akan mengundang ngengat ke baju kita. Bagaimana solusinya??
6. Camphor
Bahasa jermannya mah Kamper. Yap..*Onggokin* lah beberapa kamper ke dalam lemari atau tempat menyimpan baju kita. Selain berguna menjaga aroma baju, kamper juga sangat efektif menjaga baju dari serangan sporadis ngengat yang akan melubangi baju kita. Tapi ingat! Jangan terlalu banyak nyimpen Kampernya guys.. scaraa nyimpen Kamper sekarung.
7. Suhu Ruang Penyimpanan
Diusahakan menyimpan baju pada suhu yang tidak terlalu lembab. Suhu lembab akan membuat aroma pakaian kita menjadi tidak enak. Apek atau Hapeuk lah kalo bahasa sunda na mah. Jadi percuma saja kita pake cairan pelembut/pengharum pakaian jika suhu lemari terlalu lembab.
8. Menjemur Baju Yang Jarang Digunakan
Kalo baju BDU kita tidak pernah dipakai dalam jangka waktu yang lama, ada baiknya bila sesekali kita keluarkan dari lemari. Tidak usah dicuci, atau langsung di jemur di tempat yang panas. Tapi cukup di angin-anginkan saja baju kita di udara terbuka. Hal ini akan mengurangi kelembaban dan tumbuhnya jamur pada baju kita.
Kalau ada tips-tips yang lain bisa ditambahkan disini.




