Posts Tagged ‘Renungan Hati’

Menikmati Kritikan Dan Celaan Di Blog Kita

November 3rd, 2008 by Daemors | 4 Comments | Filed in Renungan Hati

How To Get Bloggers To Talk About You

Bagi seorang yang ngakunya blogger, adakalanya coretan, curahan hati, postingan ataupun artikel yang mereka tulis dijejali komentar2 dari pengunjung setia blog tersebut. Untuk komentar yang sifatnya positif , mendukung, mensuport, mengamini, pertamax!! ataupun sekedar kirim2 salam, pastinya di sikapi oleh kita dengan perasaan berbunga-bunga, bangga dan senang karena tulisannya bisa menggugah hati para pembaca. Tapi bagaimana kita menyikapinya bila yang datang komentar2 miring bernada sinis, hujatan, makian, cemoohan, celaan ataupun kritikan yang mampir di blog tercintah kita?. Ahh.. saya jadi teringat kata-kata ini.

Kejernihan ataupun kekotoran hati seseorang salah satunya akan tampak jelas tatkala dirinya ditimpa kritik, celaan, atau penghinaan orang lain. Bagi orang yang lemah akal dan imannya, mungkin akan mudah goyah , resah dan gelisah pada semut merah. Ia akan sibuk menganiaya diri sendiri dengan memboroskan waktu untuk memikirkan kemungkinan melakukan pembalasan kepada orang2 yang mengkritik, mencela atau menghinanya. Mungkin dengan cara-cara mengorek-ngorek pula aib lawannya tersebut atau mencari dalih-dalih ataupun argumen untuk membela diri, yang ternyata ujung dari perbuatannya tersebut hanya akan membuat dirinya semakin tenggelam dalam kesengsaraan batin dan kegelisahan.

Allah SWT tahu persis segala aib dan cela hamba-Nya dan Dia berkenan memberitahunya dengan cara apa saja dan melalui apa saja yang dikehendaki-Nya. Terkadang terbentuk nasehat yang halus, adakalanya lewat obrolan dan guyonan seorang teman, bahkan tak jarang berupa cacian teramat pedas dan menyakitkan. Kritikan pun bisa muncul melalui lisan dari orang tua, teman, kakak, adik, saudara, sesama blogger, musuh bubuyutan, atau siapa saja. Terserah Allah SWT. Jadi, kenapa kita harus merepotkan diri membalas orang-orang yang menjadi jalan keuntungan bagi kita? Padahal seharusnya kita bersyukur dengan sebesar-besar syukur karena tanpa kita bayar atau kita gaji dengan dolar, mereka telah sudi meluangkan waktu memberitahu segala kejelekkan dan aib yang mengancam amal-amal shaleh kita di dunia dan di akhirat kelak.

Ada tiga bentuk sikap orang yang menyampaikan kritik ataupun teguran.

  • Pertama, kritiknya benar dan caranya pun benar.
  • Kedua, kritiknya benar, tetapi caranya menyakitkan.
  • Dan ketiga, kritiknya tidak benar dan caranya pun menyakitkan.

Bentuk kritik yang manapun datang kepada kita, semuanya menguntungkan. Sama sekali tidak menjatuhkan kemuliaan kita dihadapan siapapun, apabila sekiranya sikap kita dalam menghadapinya penuh dengan kemuliaan sesuai dengan ketentuan Allah SWT.

So, moral dari semua tulisan ini, janganlah cepat marah kalau ada komentar yang berisi kritikan, celaan, ataupun makian yang mampir di blog kita. Jadikan komentar2 miring tersebut sebagai pembelajaran dan introspeksi bagi diri kita atau aggaplah komentar2 tersebut salah satu bentuk “teguran” dari-Nya. Toh.. kita ini mahkluk cipataan-Nya yang tidak luput dari dosa dan kesalahan.

Note : gambar diatas di unduh dari http://blaugh.com

(nyambung gak sih gambarnya?

Tags: ,

Selalu Menikmati Proses

November 2nd, 2008 by Daemors | 4 Comments | Filed in Renungan Hati

Think Before You Blog

Sebenarnya salah satu aspek yang harus kita nikmati dalam hidup ini adalah PROSES. Mengapa? Karena yang bernilai dalam hidup ini ternyata adalah proses dan bukan hasil. Kalau hasil itu ALLAH SWT yang menetapkan. Tapi kita juga punya kewajiban yang dalam aktivitas sehari-hari harus kita jaga, yaitu selalu menjaga setiap niat dari apapun yang kita lakukan dan selalu berusaha menyempurnakan ikhtiar yang dilakukan, selebihnya yaa.. terserah ALLAH SWT.

Ketika kita ingin mencari uang dolar lewat internet misalnya, semua ada prosesnya dan butuh waktu yang relatif panjang untuk menikmati hasil yang maksimal. Tidak semerta-merta dengan modal dengkul , hanya ongkang-ongkang kaki saja kita langsung mendapat keuntungan. Semua butuh waktu, kesabaran dan butuh belajar terus menerus. Masalah yang terpenting bagi kita bukanlah uang dolar dari hasil usaha kita ini , karena uang itu ada jalurnya, ada rizkinya dari ALLAH SWT dan semua pasti mendapatkannya. Karena kalau kita mengukur kesuksesan itu dari untung yang didapat, maka mungkin saja akan gampang sekali bagi ALLAH SWT untuk memusnahkan untung atau kesuksesan yang didapat hanya dalam waktu sekejap. Dibuat musibah menimpanya, dikenai bencana, account kita di banned, terkena click froud, server hosting terputus, traffic website kita menjadi turun secara tiba2 ataupun hal2 yang lainnya hingga akhirnya semua untung dan kerja keras kita yang cari berbulan-bulan bisa sirna seketika.

Selalulah kita nikmati proses di kehidupan ini, dengan penuh jerih payah dan tetesan keringat sebagai ladang amal. Sebab kalau kita ikhlas menjalani proses ini, insya ALLAH tidak akan pernah rugi. Karena memang rizki kita bukan apa yang kita dapatkan, tapi apa yang dengan ikhlas dapat kita lakukan.

note:
Tulisan ini ditujukan ke seorang pemuda harapan bangsa yang sedang berjibaku dan bergelut tertatih-tatih untuk mendapatkan sedikit rejeki ( uang ) dari Internet. ( dan entah kenapa gua jadi berbicara seolah-olah sebagai orang pihak ketiga dan menempatkan gambar yang tidak ada hubungannya dengan tulisan ini).
Gambar diambil dari http://blaugh.com.

Tags: ,

Menikmati Kritikan Dan Celaan Di Komentar Blog Kita

September 9th, 2008 by Daemors | Comments Off | Filed in Renungan Hati

Kejernihan ataupun kekotoran hati seseorang salah satunya akan tampak jelas tatkala dirinya ditimpa kritik, celaan, atau penghinaan orang lain. Bagi orang yang lemah akal dan imannya, mungkin akan mudah goyah , resah dan gelisah pada semut merah. Ia akan sibuk menganiaya diri sendiri dengan memboroskan waktu untuk memikirkan kemungkinan melakukan pembalasan kepada orang2 yang mengkritik, mencela atau menghinanya. Mungkin dengan cara-cara mengorek-ngorek pula aib lawannya tersebut atau mencari dalih-dalih ataupun argumen untuk membela diri, yang ternyata ujung dari perbuatannya tersebut hanya akan membuat dirinya semakin tenggelam dalam kesengsaraan batin dan kegelisahan.

Allah SWT tahu persis segala aib dan cela hamba-Nya dan Dia berkenan memberitahunya dengan cara apa saja dan melalui apa saja yang dikehendaki-Nya. Terkadang terbentuk nasehat yang halus, adakalanya lewat obrolan dan guyonan seorang teman, bahkan tak jarang berupa cacian teramat pedas dan menyakitkan. Kritikan pun bisa muncul melalui lisan dari orang tua, teman, kakak, adik, saudara, sesama blogger, musuh bubuyutan, atau siapa saja. Terserah Allah SWT. Jadi, kenapa kita harus merepotkan diri membalas orang-orang yang menjadi jalan keuntungan bagi kita? Padahal seharusnya kita bersyukur dengan sebesar-besar syukur karena tanpa kita bayar atau kita gaji dengan dolar, mereka telah sudi meluangkan waktu memberitahu segala kejelekkan dan aib yang mengancam amal-amal shaleh kita di dunia dan di akhirat kelak.

Ada tiga bentuk sikap orang yang menyampaikan kritik ataupun teguran.

  • Pertama, kritiknya benar dan caranya pun benar.
  • Kedua, kritiknya benar, tetapi caranya menyakitkan.
  • Dan ketiga, kritiknya tidak benar dan caranya pun menyakitkan.

Bentuk kritik yang manapun datang kepada kita, semuanya menguntungkan. Sama sekali tidak menjatuhkan kemuliaan kita dihadapan siapapun, apabila sekiranya sikap kita dalam menghadapinya penuh dengan kemuliaan sesuai dengan ketentuan Allah SWT.

So, moral dari semua tulisan ini, janganlah cepat marah kalau ada komentar yang berisi kritikan, celaan, ataupun makian yang mampir di blog kita. Jadikan komentar2 miring tersebut sebagai pembelajaran, ajang introspeksi bagi diri kita ataupun salah satu bentuk “teguran” dari-Nya. Toh.. kita ini mahkluk cipataan-Nya yang tidak luput dari dosa dan kesalahan.

Tags: ,