Menjadi Seorang Medic Dalam Permainan Airsoft

November 29th, 2009 by Daemors | Filed under Airsoft'ers.

Menjadi seorang Medic dalam skirmish Airsoft memiliki objectives tersendiri yaitu untuk mensupport rekan anda agar dapat menyelesaikan objective tim dengan baik. Well, wejangan itu datangnya dari salah satu rekan di  BARETS Team ketika minggu lalu saya (finally) bisa ikutan skirmish bareng dengan anak2 BARETS setelah sekian lama vakum di arena per-airsoftan…haaalah.

Anyway, beliau ini kebetulan seorang dokter beneran yang punya hobi main skirmish airsoft dan tempo hari dengan senang hati membagikan sedikit ilmu kedokterannya, terutama tentang bagaimana peran seorang medic di “area peperangan”, terutama dalam permainan airsoft.

So, bagaimana sebenarnya peran dan tugas seorang medic dalam permainan airsoft ini? Mungkin ini hanya mindset mendasar yang perlu ditekankan ketika menjadi seorang  “penyelamat” dalam  sebuah skenario skirmish airsoft .

  • Satu hal yang pasti ketika kita berperan menjadi seorang medic, Airsoft yang kita bawa biasanya tak akan pernah menghabiskan 1 magazine BB pun, atau malah Airsoft tersebut terkadang ditinggalkan untuk memudahkan kita dalam melakukan pergerakan ketika mensupport rekan kita .
  • Jangan berpikir untuk maju kedepan rekan kita, karena keberadaan seorang medic adalah nyawa bagi rekan kita.
  • Jangan berpikir untuk dapat “HIT” musuh-musuh kita (kecuali jika keadaan amat sangat menguntungkan dan kesempatan untuk terbalik di “Hit” amatlah kecil)…
  • Tidak terlalu berpikir untuk flanking yang mungkin akan membahayakan kita (Terlebih jika hanya hanya kita sendiri yang berperan sebagai Medic satu-satunya dalam tim) sekalipun adakalanya kita memiliki kesempatan besar untuk menghasilkan “HIT” melimpah, tetaplah Fokus pada mission objective tim serta objective kita sebagai seorang Medic.

Aplikasi dalam permainan Airsoft untuk Posisi Medic

  • Perhatikan dan pastikan daerah tempat anda berdiri aman dari jarak pandang dan jarak tembak BB musuh. Jika korban berada ditengah-tengah area peperangan dimana BB rawan mendarat pada tubuh anda, maka usahakan untuk memindahkan korban dengan cara menepuk pundak korban untuk mengikuti anda ke tempat yang lebih aman (ini dilakukan jika rekan tim anda tidak berada dalam posisi strategis dan tidak terlalu membutuhkan respawn dengan tujuan tidak membahayakan anda) agar kemudian pemasangan penanda (Pita kuning atau plester penanda respawn) dapat dipasang dengan lebih aman tanpa khawatir anda juga akan menjadi sasaran BB musuh. Jika anda berpikir bahwa riskan untuk menolong korban apalagi korban tidak berada dalam posisi strategis yang membantu untuk menyelesaikan objektif maka tunda atau batalkanlah. Karena jika anda terlebih dahulu hit sebelum menolong korban maka setiap usaha anda akan sia-sia.
  • Pada wargame, kita harus tahu kapan memutuskan untuk memberi pertolongan dari prioritas korban yang kita tolong, contoh : tim anda kehilangan seorang machine gunner dan seorang recon, sedangkan tim anda lebih membutuhkan machine gunner untuk memberikan covering fire dibanding recon karena recon dinilai telah melakukan tugasnya dengan baik sebelum di “Hit”, maka prioritaskan untuk merespawn machine gunner terlebih dahulu.

  • Pada point ini, dalam wargame, posisi medic terhadap korban yang memanggil bantuan medis haruslah dicermati sebaliknya dari keadaan real. Jika korban yang merespon anda ternyata lebih jauh dari korban lain yang anda lihat, maka respawnlah terlebih dahulu korban yang terdekat sambil kemudian berusaha untuk mendekati korban yang merespon anda, namun tetap ingat untuk memastikan bukan anda yang sedang berada di cross hair musuh anda sebelum anda merespawn rekan anda.
  • Pada point ini, anda diharapkan meminta bantuan dari rekan tim anda untuk membantu covering fire atau decoy yang berfungsi memuluskan pergerakan anda dengan cepat dan efisien menuju teman yang membutuhkan anda untuk di respawn. Terkadang untuk merespawn rekan yang terlebih dahulu “hit” dan dinilai memiliki posisi strategis untuk membantu menyelesaikan objective, janganlah sungkan untuk meminta rekan anda yang lain menjadi martir/tumbal agar anda dapat merespawn rekan yang dinilai lebih memiliki kapasitas untuk menyelesaikan objektif. Jika berhasil, janganlah lupa untuk tetap berusaha merespawn rekan anda yang menjadi martir sebelumnya tanpa mengurangi keawasan anda terhadap keadaan sekitar, serta tetap bergerak cepat, tepat, dan efisien
  • Jika ada yang berteriak “MEDIC!”, pastikan itu bukan dari pihak musuh, setelah itu pastikan lagi dengan menanyakan dari tempat aman anda untuk memastikan posisi rekan yang membutuhkan anda sambil berpikir bagaimana rute aman yang akan anda tempuh tanpa ada resiko bagi anda terkena BB.
  • Berpikirlah sebagai seorang Medic dimana Support anda terhadap rekan-rekan lah yang akan membantu tim untuk menyelesaikan misi dengan baik dan sempurna. Serahkan kemampuan menembak presisi pada seorang sniper.
  • Serahkan kemampuan membaca ruang gerak musuh, mengirim informasi kembali, sambil memikirkan rute Flanking pada seorang Recon
  • Serahkan pelaksanaan eksekusi pada Team Leader anda
  • Serahkan kemampuan covering fire yang merata pada rekan Fire Team di team anda.
  • Karena ANDA DI POSISI MEDIC SEKARANG.!

Kesabaran-Kecepatan menilai ruang dan waktu-Ketepatan ketika anda bergerak-serta Stamina Prima merupakan modal awal yang baik untuk menjadi Medic.  So.. tertarik menjadi medic dalam skirmish airsoftgun?

Postingan ini terinspirasi dari wejangannya dr. Defid .Thanks DOCDamn.. Nice to have you on board.

Ada Satu Komentar di coretan “Menjadi Seorang Medic Dalam Permainan Airsoft”

  1. This is precisely what it sounded like to me also. Using the latest BATFE fiasco involving the WE M4 Gas Blowbacks, that is only far more bad marketing for Airsoft.