Dulu sebelum mengenal lebih jauh tentang adsense-nya kang Google atau yang berhubungan dengan per SEO-an, saya menganggap bahwa adsense adalah salah satu cara gampang untuk “cari uang dari internet” dan cara “cepat kaya” via blogging, sehingga beranggapan hanya tinggal masukin kodenya saja, dolar mengalir dengan sendirinya. Dan hasilnya? Hanya menghasilkan Satu Koma Tiga Nol Nol Dolar selama beberapa bulan dan hampir di banned pula sama kang google.
Setelah sedikit2 belajar baik itu dari forum atau pun blognya para master adsense dan akhirnya mengetahui sedikit banyak tentang apa itu SEO, keyword, backlink, traffic etc. Saya menyadari paling tidak ada 6 alasan kenapa earning adsense saya selalu mentok (baca=jarang ada yang nge-klik iklannya ), yaitu :
Saya tidak mengerti bagaimana mencari kata kunci yang tepat. Dulu tidak begitu ngeuh sama Google Adwords Keyword Tool atau menggunakan keyword search tool yang lainnya, sehingga tidak tahu apakah keyword di blog yang saya buat ini ada traffic-nya atau tidak, gak mudeng ada berapa banyak saingan di search engine, gak ngerti berapa CPC dari keyword yang kita incer. Walaupun menganalisa kata kunci ini sesuatu hal yang menurut saya membosankan, tapi jika kita terliti, kita akan mendapatkan keyword yang mempunyai CPC diatas $5 + banyak orang yang mencari keyword tersebut dan relative sedikit saingannya. So, keyword research salah satu hal penting untuk mencari kata kunci apa yang cocok dijadikan tema situs kita
Saya menempatkan posisi iklan di tempat yang kurang tepat. Walaupun sebagian orang berpendapat bahwa menempatkan adsence ads unit di bagian sidebar akan mendapatkan klik yang lebih banyak, tapi saya sendiri melihat kalau menempatkan adsense ad-units yang menyatu dengan isi postingan lebih banyak mendapatkan erning di bandingkan di bagian sidebar. Hanya iklan tipe link-unit yang saya taruh di bagian sidebar, dan itupun di bagian atas. Yang jelas penempatan ad units selau terpasang di bagian atas situs atau istilahnya “above the fold“. Dengan kata lain, letakkan iklan di posisi dimana pengunjung tidak perlu menggulung layar untuk melihatnya.
Warna ad units yang saya pergunakan tidak menyatu dengan situs secara keseluruhan (blending). Meskipun sebagian orang juga berpendapat bahwa penggunaan warna2 yang ngejreng (stand out) lebih menarik pengunjung untuk mengklik iklan nya, tapi saya juga mendapatkan orang lebih berhasrat untuk mengklik iklan dengan membuat warna background dan border ad unit sama dengan background situsnya dibandingkan dengan membuat warna ads unit terkesan mencolok mata.
Saya tidak pernah mengecek postingan dan halaman mana saja yang mendapatkan konversi klik tyang lebih besar. Agak males memang ngecek satu-satu statistik yang ada di Google Analytics, apalagi kalau kita mempunyai blog yang jumlahnya banyak. Tapi tidak ada salahnya jika kita melihat postingan mana saja yang mendapatkan konversi yang lebih besar dan melihat postingan mana saja yang mendapatkan CTR atau RKPT yang rendah di situs kita. Hal ini juga dapat menghindari situs kita kena dampak SMART PRICED oleh google adsense karena postingan kita tidak teroptimasi dengan baik. Jika terlihat suatu halaman terlihat terkena dampak smart pricing (iklan yang muncul topiknya tidak sesuai dengan postingan yang kita buat) saya biasanya langsung mengeditnya kembali, atau kalau sudah males ngedit tinggal saya copot kode adsensenya.
Saya terlalu males untuk melakukan trial-eror yang membosankan. Ada banyak factor untuk melihat performa adsense yang ada di situs kita. Kita bisa melakukan tes penempatan iklan yang cocok, perubahan warna background, warna link, jenis huruf, dan bentuk iklan seperti apa yang membuat orang khilaf lebih sering untuk mengkliknya.
Saya lebih memikirkan tampilan blog dan isi content daripada mencari backlink. Pada awalnya saya mungkin sangat terobsesi untuk membuat blog yang terlihat unik dan tampil cantik, tapi setelah di telaah lebih jauh, (halaah) percuma juga tampilan blog/situs kita terlihat bagus tapi tidak ada pengunjungnya. Karena backlink itu salah satu factor yang mempengaruhi posisi situs kita di SERP-nya google, maka saya menganut falsafah banyak backlink banyak rejeki. Sehingga dalam membuat sebuah blog, 90% waktunya saya habiskan untuk mencari backlink, sisanya mengotak-atik tampilan dan membuat atau mengupdate content.
Sebenarnya saya tidak terlalu memikirkan themes wordpress favorite apa yang dipilih, toh rata rata-rata blog yang dicemplungin google adsense menggunakan themes yang simple dan sederhana tanpa dijejali dengan bermacam2 images dan banner sehingga membuat pengunjung lebih focus melihat ke iklan adsense dari pada mengagumi tampilan blog kita.
Termasuk content atau isi postingan, biasanya saya mengkondisikan isi dari artikelnya atau postingannya tidak terlalu mendetail tapi tidak juga terlalu singkat tapi yang sedang-sedang saja. Dan itu ada sebabnya, kenapa? karena jika pengunjung situs kita merasa telah mendapatkan informasi yang dicari di postingan tersebut, mereka (biasanya) tidak akan mengklik iklan adsensenya dan hal itu yang tidak kita inginkan. Tapi perlu diingat untuk selalu tetap menjaga keunikan dari isi postingannya, karena oom google sangat menyukai informasi yang fresh dan unik.
Jadi dapat di ambil kesimpulan moral dari ocehan saya di atas ialah :
Targeted traffic + targeted Adsense ads = more Adsense earnings.
Walaupun saya sudah menyadari “kesalahan” saya diatas, tapi tidak serta merta earning saya menjadi $100/hari (dan masih menuggu hal tersebut terjadi ..hehehe), akan tetapi saya melihat perubahan yang cukup signifikan (..halah) ketika saya memperbaiki kesalahan2 tersebut, sambil tidak lupa terus bertanya kepada orang2 yang lebih expert di dunia per-adsense-an untuk sekedar mengorek beberapa tips mengenai adsense dari mereka. Karena meraup dolar dari adsense bukan perkara mudah yang hanya dengan ongkang2 kaki chek dari adsense datang setiap bulan. Itu semua perlu usaha keras dan mau terus belajar dengan tidak lupa tetap berdoa kepada TUHAN YANG MAHA ESA.





Hm…sama, aku juga berbulan-bulan earning adsense 0 $ terus.
Btw, thanks atas infonya
Daemors Reply:
December 3rd, 2009 at 12:40 am
Heheheh.. sabar aja mas Medi. Entar juga keliatan earning-nya. Tinggal cari backlink aja yang banyak.
Thanks udah mampir Mas.
wah mas demos, saya sudah gemang (malas) dengan adsense, sekarang “macul” di dunia nyata saja cari receh di internet membuat rambut saya rontok hehe
Daemors Reply:
December 8th, 2009 at 9:21 am
Hahahaha.
Sama dong broo, hasil dari “macul” di dunia nyata masih mengalahkan “macul” dari dunia maia. Toh.. namanya juga nyari receh (dolar).
Thanks udah mangpir ke sini Mas Ibnu.
sabar ya mas… semoga lain waktu bisa wkwkwkwk…
Daemors Reply:
December 28th, 2009 at 5:45 pm
Hahah..thanks atas dukunngan-nya rief.
Mudah2han bulan depan Check dari kang Google udah nemplok di meja gw. Hihihi
Saya belom nyoba bisnis ini Mas…