Setelah beres nonton film ini, sekarang waktunya untuk membaca buku, biar otak ini nambah sedikit ilmu. Tadi saya baru membaca sebagian dari isi buku (lebih tepatnya majalah mungkin ya..) yang judulnya “Paintball and Airsoft Battle Tactics” karangan Christopher Larsen. Buku ini saya pinjam dari Kang TrueBlue, salah satu rekan dari BARETS yang kebetulan telah membeli buku ini. Sebetulnya sudah lama Kang Trueblue ini punya majalah ini dan saya baru ngeeuh ketika minggu lalu ngobrol-ngobrol pada saat kumpul bareng barudak BARETS. Dan akhirnya buku yang telah lama saya incer ini sudah nongkrong di rumah meja kerja saya.
Anyway, bagi seorang yang ngakunya airsofter yang menggemari Milsim, mungkin Christopher Larsen sudah tidak asing lagi. Chris Larsen ini adalah veteran US Army yang juga salah satu pengarang buku dari “Light Infantry Tactics: Small Teams“, yang sudah menjadi acuan bagi para pemain airsoft. (well, at least di team BARETS) yang menggemari milsim dengan konsep taktik militer yang sebenarnya, bukan hanya sekedar main peperangan, asal nembak, dan buang-buang BB dengan percuma, walaupun sebenarnya buku tersebut diperuntukan untuk tentara beneran.
Beberapa materi yang ada di buku “Paintball and Airsoft Battle Tactics” juga di ambil dari buku Light Infantry Tactics, hanya saja di sesuaikan dengan kondisi dan situasi ketika kita bermain airsoft atau paintball. Tapi secara umum materi taktik dan battle drill yang diterangkan di sini dapat di implementasikan secara umum, entah itu ketika benar-benar menghadapi perang beneran atau hanya sekedar skirmish biasa. Perbedaan yang paling mendasar mungkin senjata yang di gunakan, karena jika menggunakan airsoft, ketika kita terkena peluru (BB) lawan, tidak ada yang mesti kehilangan nyawa. Yang ada hanya bentol-bentol merah segede gajah.. halah.
Topic yang di terangkan di buku ini meliputi basic individual skills, dimana disini diterangkan bagaimana caranya kita membuat camouflage untuk diri kita sendiri, teknik-teknik hand signal, leadership skills, cara berkomunisasi menggunakan radio, movement techniques, team tactics, cara bertahan dan melakukan penyerangan. Terakhir adalah special operation yang meliputi cara-cara melakukan recon dengan baik dan benar dengan meminimalisir terdeteksi oleh team lawan. Materi yang diterangkan di buku ini bisa di aplikasikan untuk pasukan setingkat peleton (platoon) hingga unit terkecil atau small team.
Dan yang pasti buku ini lebih ditekankan pada situasi dan kondisi ketika kita bermain airsoft ataupun paintball. Dan yang membuat enak di lihat adalah buku ini dipenuhi dengan photo-photo dan skema yang memudahkan kita mengerti dan mencerna konsep apa yang diterangkan oleh Kang Chris Larsen ini. Tapi secara overall buku ini memang bagus dan layak di jadikan acuan untuk memahami bagaimana kita menghadapi lawan baik itu secara indivudu maupun secara Team ketika kita bermain skirmish airsoft.






sempet sih minjem buku itu di kang trublue tapi sayang ga ngerti…..untung ada gambarnya jadi bisa ngerti dikit2 yang di maksud.
de tolong di translet keun dong…..:)
Siap… udah gw translate. GAMBARNYA..!
maap yah kang daemors..ngomongin apa sih…xixixixixixii… :p
[...] yang memerlukan latihan skirmish airsoft?. Secara teori sih (yang gw baca dari majalahnya kang Birusejati) semua orang yang suka skirmish airsoft memerlukan semacam latihan jika akan melakukan [...]