Ketika “ngendon” seharian di Facebook kemarin, saya akhirnya menemukan mahkluk teman saya yang sudah lama banget enggak ketemu. man… temen TK man.. Udah berapa ribu tahun itu – halaah. Anyway, setelah ngobrol ngalor dan ngobrol ngidul di YM, sampailah pada topic tentang per-ngeblog-an, khususnya themes untuk Wordpress. Teman saya ini mempunyai blog wordpress yang ingin dia ubah dengan themes gratisan yang banyak beredar di internet dan bertanya dimanakah website atau blog yang bisa mempelajari codec themes wordpres, entah itu CSS, HTML ataupun kode2 PHP secara lengkap.
Saya sebetulnya mengenal wordpress belum lama dan masih dalam tahap belajar, dan sampe sekarang-pun tidak begitu ngeuh CSS, PHP ataupun code2 lainnya yang n’jelimet siga benang pakusut itu ! – bah!. Setiap mencoba mengubah-ubah themes pun saya selalu melakukan tahap trial-error sambil sesekali ngintip kode php themes yang lain. Kalo di hapus ini perubahannya apa.. kalau di tambah kode php ini bagian sidebar atau index-nya bentuknya jadi gimana… terus begitu berulang-ulang sampe mendapatkan tampilan blog yang kira2 cocok. Cape ya kelihatannya.. hehehehe. Namanya juga belajar, harus penuh perjuangan – halaah..mulai lebay nih.
Kalau ditanya dimana website atau blog yang menerangkan semua tentang codec themes wordpress atau segala hal tentang wordpress, bagi saya pribadi jawabannya hanya satu – www.WordPress.org. Memang, kalau kita mencari di google ataupun search engine banyak sekali blog/website yang memberikan turorial-tutorial tentang themes atau wordpress in general, khususnya blog yang di buat oleh orang-orang indonesia (dan menggunakan bahasa indonesia pula..
). Tapi tanpa mengecilkan semua blog-blog yang memberikan tutorial2 tersebut yang tersebar di seantero dunia maya, saya memang lebih prefer ke www.WordPress.org untuk mempelajari wordpress. Lah.. dia yang buat kok’. .gitu mungkin pikir saya pertama kali.
The official WordPress site terutama bagian Wordpress for beginer yang sering saya singgahi untuk sekedar ngintip kode-kode loop untuk themes yang saya utak-utik. Di sini informasinya memang benar-benar lengkap; dari mulai cara menginstall wordpress, mengenal dashboard admin, plugin2 yang ada di wordpress hingga step-by-step membuat themes dari Nol. Walaupun perbendaharaan kosakata bahasa inggris saya yang barbabblashh, tapi tidak menyurutkan niat saya untuk sering berkunjung ke tempat itu. Kalaupun ada keterangan atau informasinya rada2 memerlukan kamus besar, biasanya saya copy dulu semua page-nya dan di baca (dan di translate dulu tentunya) belakangan. Nah..oleh sebab itulah www.WordPress.org jadi tempat favorite saya untuk belajar lebih banyak tentang dasar2 wordpress.
Disamping mempelajari wordpress lewat website atau blog, selain membaca komik2 Detective Conan saya juga menyempatkan diri untuk membaca buku2 tentang wordpress, entah itu beli atau nyolong minjem dari teman. Terkadang memang gak kuat terus2san baca tutorial *.pdf atau website di layar komputer.. mata ini suka ber-aer mulu.
. Ada sebuah buku inceran saya yang banyak di recommend oleh para blogger luar. Judulnya WordPress For Dummies (Computer/Tech) , saya cari-cari di gunung agung atau toko2 buku lain gak pernah ketemu – apa memang cuma tersedia di Amazon aja ya?
.
Moral dari catatan gak penting saya di atas adalah jika kita ingin lebih memperdalam wordpress, khususnya cara membuat themes wordpress dari nol, tidak ada salahnya mempelajari bacis CSS, HTML ataupun PHP. Toh.. kalau nantinya kita bisa membuat themes yang bener-bener unik dan mempunyai selling point, bisa kita jual kan.. – haiyah, ujungnya duit deui duit deui.






Ibunya wordpress memang wordpress.org , semua tutorial berasal dari sana, dan masing-masing mengembangkannya..
Yap..setuju.Tapi adakalanya pelajaran di wordpress.org terlalu ngejelimet. Bagi para pemula mungkin agak susah untuk dapat langsung mencernanya (termasuk saya..
).
[...] themes-themes gratisan dengan tampilan yang tidak kalah dengan themes yang berbayar. Atau seperti coretan saya dulu, tinggal datengin aja wordpress.org untuk mencari themes yang kita suka ssambil sekalian [...]